Evaluasi Diri

Leave a comment

Saat diskusi dengan seorang sahabat, saya mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga. Kami berdiskusi tentang mengapa dulu memilih jadi pengusaha? Salah satu jawabannya adalah supaya bisa beribadah dengan lebih baik, sholatnya lebih rajin, tilawah Al-Quran lebih konsisten, sedekah lebih besar, dsb. Akan tetapi, saat jadi pengusaha sudah dikabulkan, apa yang terjadi?

More

Selamat Ulang Tahun Ibunda

Leave a comment

Hari ini, ibundaku yang tersayang berulang tahun yang ke 52. Selamat ulang tahun, bunda..

Ananda mengirimkan doa yang terbaik untuk ibunda;
Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan ketentraman dalam hidup ibunda;
Ananda mohon doa ibunda, agar diberikan selalu kekuatan dalam mengarungi tantangan yang menghadang;

Ijinkan ananda untuk bisa berbakti lebih baik lagi kepada ibunda dan bapak;
Mohon maaf atas segala kesalahan ananda selama ini;
Hanya dengan ridho Allah dan doa dari Ibunda serta bapak, maka semua itu insyaAllah akan terwujud;

Salam sayang Ananda dari Bandung untuk Ibunda tercinta

Berbagilah, Anda PASTI Bahagia

Leave a comment

Hari Minggu kemaren, tanggal 17 Juni 2012 berkesempatan untuk mengikuti acara dari sahabat kami, Mba Dama (@IdeAnakHebat) di Panti Darul Inayah, Lembang Bandung. Walau hanya sebentar saja mengikuti acaranya, kesan yang saya dapatkan sungguh luar biasa. Acara yang diadakan adalah acara yang bekerja sama dengan Citibank dalam rangka HUT Citibank yang ke 200 dan juga berkolaborasi dengan Log In Foundation. More

Impian vs Khayalan

1 Comment

Bismillahirrahmanirrahim

Berusaha membiasakan kembali menulis 🙂

Belajar di Wisata Hati ANTV bareng Ustad Yusuf Mansur memang banyak membawa manfaat dan ilmu. Baik itu ilmu baru, sebagai pengingat diri, dan manfaat lainnya. Sejak saya memiliki account Twitter @Nurantono, dan follow banyak Guru kehidupan seperti @JamilAzzaini, @PakarSEO, @ipphoright, dan Ustad @Yusuf_Mansur tentunya, banyak ilmu yang bermanfaat yang sayang sekali kalau disimpan sendiri. Prinsip lama “hemat pangkal kaya”, pelan-pelan tergantikan oleh prinsip “berbagi pangkal kaya”, yang sedang saya terapkan secara bertahap dalam kehidupan saya dan keluarga. More

Impian (lama) yang Muncul Kembali

Leave a comment

Saya sudah cukup lama bergerak di dunia bisnis konveksi, melayani orderan produksi kaos, poloshirt, jaket, semijas, blazer, dsb. Kurang lebih 3-4 tahun yang lalu saya memulai. Basis produksi saya di Bandung dan Alhamdulillah sudah mendapatkan orderan dari Aceh hingga Papua. Sebelum tahun 2009, saya menjalaninya sebagai sampingan saja, untuk mendapatkan tambahan uang saku. Hingga sejak 2009, saya mendapat kesempatan untuk kuliah S2 dan bertemu dengan calon istri saya (ketika masih kuliah), saya memutuskan untuk lebih serius dalam mengerjakan, lebih banyak menabung, karena memiliki impian untuk menikah setelah lulus kuliah S2.

Seiring perjalanan waktu, belajar dan mengamati sana-sini, saya sempat terpikir untuk punya mesin bordir sendiri. Tapi, duit dari mana? Pikir saya ketika itu, Investasinya sangat besar, peluangnya besar, karena di Bandung sendiri pusat produksi (konveksi) tersebar di berbagai penjuru kota. Tidak semua pengusaha konveksi mau mengeluarkan ratusan juta hanya untuk beli mesin bordir.

Hingga pada satu saat saya bertemu dengan seorang pengusaha konveksi juga yang sudah bergerak puluhan tahun. Saya banyak belajar dan menyerap ilmu darinya. Hingga satu saat pengusaha tersebut membeli satu buah mesin bordir, yang maksud awalnya ingin diserahkan kepada anaknya untuk mengurusnya. Akan tetapi, tidak seperti yang direncanakan, anaknya tidak mau mengurusin mesin tersebut, hingga akhirnya mau tidak mau bapak tersebut harus mengurusinya, selain juga mengurusi orderan konveksinya.

Singkat cerita, pengusaha tersebut sudah tidak kuat dan ngobrol dengan saya kalau saya berminat, saya boleh membeli mesin bordir miliknya. Saya dan istri langsung berunding (sudah menikah ceritanya), hehehe. Cari jalan kesana kemari dan singkat ceritanya, Alhamdulillah mesin bordirnya berhasil saya beli dan sekarang sudah mulai beroperasi.

Beberapa tahun lalu, yang hanya menjadi impian dan kembali tenggelam. Seiring berjalannya waktu, Allah Yang Maha Kuasa, mewujudkan impian (terpendam) saya ini dengan caraNya sendiri. Saya dan Istri percaya, Allah yang sudah menitipkan mesin ini kepada kami, maka Dia jugalah yang akan membantu kami dalam mengelola dan merawatnya.

Mesin bordir ini bisa untuk membordir berbagai jenis produk, seperti bordir jaket, bordir kaos, bordir poloshirt, bordir blazer, bordir celana jeans, bordir tas, dsb. Jadi terbuka sekali bagi siapapun dengan berbagai jenis produk yang bisa dilayani.

Oya, workshop mesin bordir komputer saya terletak di Jalan Bojongkoneng no. 24 Bandung. Untuk CP hubungi saya di 0817421531 ; pin BB 227B24DE. #PromosiModeOn hehehe :p

Image

Dirgahayu Indonesiaku, Indonesia Kita

Leave a comment

Hari ini pasti adalah hari yang dinantikan oleh seluruh bangsa Indonesia, satu hari yang bersejarah bagi Indonesia karena pada tanggal ini diproklamirkan kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta pada tahun 1945 silam. Apa makna usia 66 tahun ini bagi sebuah bangsa bernama Indonesia?

Jika dilihat sebagai usia manusia, usia 66 adalah satu usia yang bisa dibilang “tua”. Akan tetapi, bagi sebuah bangsa, usia 66 masih tergolong muda. Biasanya anak muda perilakunya tidak ingin dikekang, ingin bebas, mencari jatidirinya, ingin menjadi apa kelak saat sudah beranjak dewasa. Barangkali seperti itulah kejadian yang terjadi di bangsa Indonesia. Kita dinina-bobokan sangat lama dengan tidak ada perubahan yang terjadi, terutama di dalam pemerintahan (baca: orde baru). Bom waktu tersebut akhirnya meledak pada saat masa reformasi ’98, dimana terjadi perubahan besar-besaran di dalam tatanan berbangsa dan bernegara. Masa-masa tersebut bisa kita sebut sebagai satu titik baru dalam kehidupan berbangsa kita, dimana kita memasuki satu era baru yang kita sebut dengan “era reformasi”, dimana orang bebas menyampaikan pendapatnya, semua orang berhak menduduki jabatan di pemerintahan, dsb. Persis seperti seorang anak yang tumbuh dalam periode remaja (ABG).

Setelah 13 tahun berlalu, pada tahun 2011 ini, Bangsa Indonesia tampaknya harus lebih bekerja keras didalam mengisi kemerdekaannya, karena pada tahun ini Indonesia dihantam dengan berbagai permasalahan, yang salah satunya mengkhawatirkan banyak pihak, yaitu permasalahan korupsi. Kasus korupsi yang terjadi pada para wakil kita di parlemen tampaknya makin menggurita, dimana saat ini kasus Nazaruddin tengah menjadi sorotan utama, karena dianggap merugikan negara hingga 6 triliun. Bayangkan uang sebanyak itu, apabila digunakan untuk membangun infrastruktur, sarana pendidikan, dsb pasti akan sangat bisa menjadikan bangsa ini lebih menggeliat kembali. Sayangnya kenyataan yang terjadi belum demikian.

Berbagai cobaan yang tengah menimpa saat ini, tidak boleh dijadikan alasan untuk diam saja. Kita harus terus mengisi kemerdekaan bangsa ini, karena banyak orang yang membutuhkan ide dan gerakan nyata kita di berbagai bidang yang bisa memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Saya yakin bangsa ini pasti bangkit karena banyak pemudanya memberikan banyak kontribusi yang luar biasa bagi bangsa ini, baik melalui bidang ilmu pengetahuan, riset, bisnis, dsb.

Dirgahayu Indonesiaku!!

Obrolan Motivasi di Waktu Subuh

Leave a comment

Motivasi? Apa sih motivasi itu? Satu kata yang sering didengung-dengungkan sebagai salah satu modal kesuksesan manusia di dalam kehidupan. Kalau menurut saya sih, motivasi itu satu atau beberapa hal yang mampu memberikan semangat bagi seseorang, baik itu berupa unsur yang tangible maupun intangible, yang dengan semangat itu seseorang akan berjuang untuk mewujudkannya.

Sesungguhnya motivasi itu adalah tergantung kepada kepastian dan ketidak pastian. Apabila kepastian atau ketidakpastian itu sudah jelas, maka sudah dipastikan motivasi yang dimiliki seseorang tidak akan berada dalam kondisi yang baik (baca: motivasi rendah). Justru ketika ketidakpastian dan kepastian itu ada dalam porsi yang seimbang (baca: 50% banding 50%), motivasi seseorang akan berada dalam tingkat tertingginya karena merasa ada sesuatu yang “dikejar” sampai berhasil dipenuhi. Jika dibentuk dalam bentuk grafik, maka bentuknya akan seperti huruf “U” yang terbalik.

Motivasi yang dimiliki seseorang akan sangat erat berhubungan dengan “performance” seseorang. Rumus singkatnya adalah sebagai berikut

Performance = Capacity x Motivation

Idealnya memang unsur kapasitas dan motivasi seseorang ada dalam tingkat yang besar, sehingga performance yang dihasilkan pun akan semakin besar. Akan tetapi, dalam kenyataannya, tidak semua orang memiliki tingkat kapasitas yang sama besarnya. Apabila seseorang memiliki kapasitas yang (maaf) kecil, orang tersebut masih memiliki kemungkinan untuk sukses dengan performance yang besar dengan syarat memiliki motivasi yang besar. Yang celaka apabila motivasi yang dimiliki berada pada level yang kecil. Walaupun dengan kapasitas yang besar, apabila motivasi untuk sukses tidak ada (kecil), maka orang tersebut tidak akan berhasil dalam hidupnya.

Satu obrolan ringan dengan calon istri di waktu subuh seusai sahur.

Older Entries

%d bloggers like this: