Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT pada tahun ini masih diijinkan dan dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah. Momen puasa kali ini juga (insyaAllah) momen puasa terakhir dalam status single, karena sebentar lagi saya akan menikah. AMIN. Selain itu, puasa pada tahun ini adalah puasa pertama di rumah yang baru selesai dibangun di Bandung. Alhamdulillah, begitu banyak berkah dan rezeki yang Allah berikan kepada saya dan keluarga saya.
Satu ibadah yang ditunggu-tunggu karena hanya ada pada Bulan Ramadhan adalah sholat tarawih berjamaah. Sholat ini dilaksanakan setelah sholat isya berjamaah. Jumlah rakaatnya pun bervariasi, ada yang 11, ada yang 23 rakaat. Di mesjid yang ada di dekat rumah saya saat ini rakaat yang dijalankan berjumlah sebelas rakaat.
Fenomena unik yang sudah menjadi rahasia umum, pada awal Ramadhan hampir bisa dipastikan mesjid selalu penuh dengan jamaah. Entah bagaimana, semakin hari di Ramadhan bertambah, jamaah yang hadir untuk sholat tarawih selalu berkurang. Apakah sholat tarawih yang dilakukan hanya seperti euforia semata dalam menyambut Ramadhan, entahlah. Akan tetapi, fenomena itulah yang terjadi saat ini.
Sepertinya ibadah yang seharusnya dilakukan dengan penuh konsentrasi di Bulan Ramadhan terusik dengan menanti Idul Fitri di penghujung bulan Ramadhan. Oleh karena itu, masyarakat pun lebih sibuk mempersiapkan Idul Fitri dibandingkan menumpuk ibadah dan pahala di Bulan Ramadhan. Bagaimana dengan kita?
Recent Comments