Pikirku melayang, terbang tinggi

Teringat cerita-cerita tentang masa kecilku

Tubuhku yang kecil dan mungil

Tidak berdaya, tidak mampu berbuat apa-apa

Tuhan kirimkan malaikatnya untukku

Untuk menjaga dan mengasihiku

Yang susah makan ketika mengandungku

Yang susah tidur ketika aku menendang-nendang perutnya

Yang meregang nyawa ketika melahirkanku

Ketika aku lahir,

Malaikat itu mendekapku hangat

Mulai dihitunglah jemariku

Satu,,dua,,tiga,,empat,,lima

Terimakasih Tuhan, Engkau karuniakan anak yang sempurna untukku

Air matanya bercucuran, air mata bahagia

Diajarinya aku berkata-kata

Diajarinya aku melakukan segala sesuatu

Hingga aku mampu melakukannya sendiri

Akan tetapi,

Sudahkah aku melakukan sesuatu yang baik untuknya..?

Berbicara lembutkah aku kepadanya ketika aku sudah pandai berkata-kata..?

Jujurkah aku kepadanya ketika dirasa kehendaknya tidak sesuai kehendakku..?

Sudahkah aku memuliakannya..?

Bunda,

Aku ingat ketika masih kecil,

Kau tidak merelakan aku terluka sedikitpun ketika aku jatuh dari sepeda

Kau tidak merelakan aku tidur kedinginan

Kau tidak biarkan seekor nyamukpun untuk mengganggu tidurku

Kau selalu terbangun, di tengah malam sekalipun, ketika aku merengek kehausan

Kau yang menangis ketika melihatku terbaring sakit

Maafkan anakmu ini bunda,

Yang tidak pernah berterimakasih atas segala yang telah kau berikan kepadaku

Yang tidak pernah bersyukur kepada Tuhan karena telah mengirim malaikat sepertimu

Yang seringkali berbohong kepadamu

Yang seringkali marah dan membentakmu

Hingga membuatmu sedih dan meneteskan air mata karena perbuatanku

Akan tetapi kau tetap tegar, kau tetap tabah

Kau selalu tersenyum menghadapi segala tingkahku

Sesungguhnya,

Aku merindukan dekapanmu

Aku merindukan usapan jari-jemari lembutmu

Aku merindukan senyuman indahmu

Aku merindukan kasih sayangmu

Aku merindukan doa-doamu

Bunda,

Aku ingin memelukmu erat-erat

Ijinkan aku mencium kakimu karena semua kesalahan yang telah kuperbuat kepadamu

Ijinkan aku berbuat yang terbaik untukmu

Ya Tuhan,

Karuniakanlah kesehatan untuknya

Agar aku mempunyai waktu lebih panjang untuk mengabdi kepadanya

Untuk berbuat yang terbaik untuknya

Meskipun segala yang kuperbuat itu hanyalah seperti setitik air di padang pasir, tidak akan cukup untuk membalas semua jasa ibunda

Karuniakanlah kemampuan kepada hamba, Ya Tuhan

Untuk mencinta,  menyayangi, dan mengabdi kepadanya

Bimbing hamba Ya Tuhan,

Agar tidak ada penyesalan di dalam diriku

Karena tidak bisa mengasihi ibundaku

Hingga akhir hayat

Aku menyayangimu, Ibu

Aku tidak mampu lagi berkata-kata

Aku hanya mampu memanjatkan doa untuknya kepadaMu

Terimalah doaku, Tuhan