Pengalaman Bekam

Hari ini dapat pengalaman baru, diajak temen kosan, Mas Gama, untuk nyobain bekam. Sudah lama kepingin, tapi baru hari ini bisa kesampean, hehe. Tadi bekamnya di daerah Daarut Tauhid, nama kliniknya BRC (Bekam & Ruqyah Center). Pertama, proses administrasi dulu, biasa, data-data kita disimpan di sana untuk arsip, plus menyampaikan keluhan kita apa saja. Kalau saya tadi keluhannya mengecek kondisi kesehatan dan terapi mata juga (karena minus mata yang tebal). Akhirnya saya mengikuti paket terapi yang terdiri dari Terapi Oksigen, Bekam, dan Gurah Mata. Biayanya cukup Rp 60.000,00 saja untuk satu paket tersebut.
Proses pengobatan pun dimulai dengan diagnosa terapi oksigen, mata saya difoto (bukan jadi model kacamata lho ya :D ) untuk dilihat retina matanya. Nah dari melihat retina mata tadi bisa diketahui bagaimana kondisi badan pasien secara umum. Hasil diagnosa saya menunjukkan adanya kekurangan oksigen yang mengalir ke otak, sedangkan kondisi fisik secara umum sehat. Setelah melihat kondisi secara umum, diterapi dengan pijat di daerah leher untuk membantu melancarkan sirkulasi darah ke otak. Pijatan dilakukan sebanyak dua sesi. Ketika dipijat, awalnya terasa baik-baik saja, beberapa saat kemudian tiba-tiba terasa blank gitu, seperti kejang dan kesemutan, ga inget kejadian barusan. Tapi ga apa-apa, namanya juga pengobatan.
Habis itu, dilanjutin bekam, prosesnya kira-kira 30menitan. Asumsinya, para pembaca tahu apa yang namanya bekam ya, hehe. Ketika jarumnya ditusuk-tusukin ke punggung, rasanya geli-geli sakit, hehe. Terus nunggu sampe darah kotornya selesai dikeluarkan. Berhubung baru pertama kali, jadi darah kotornya banyak banged, pas diperlihatkan darah kotornya, warnanya merah hitam gitu, dan lagi menggumpal seperti jelly. Nah, kata akangnya, kalau darah kotor itu tersimpan di dalam tubuh, bisa membuat tubuh gampang sakit, cepat lelah, tidak bisa konsentrasi. Dalam jangka waktu yang lama, bisa menimbulkan berbagai macam penyakit seperti jantung, diabetes, asam urat, dsb. Serem-serem dah pokoknya.
Proses bekam selesai, dilanjutkan dengan proses gurah mata. Mata ditetesi dengan obat tetes mata yang namanya Otem dan THM. Tetes mata ini dibuat dari bahan herbal, jadi aman, tidak ada efek samping. Dengan kondisi mata saya yang minus, harus rutin untuk melakukan proses tetes mata ini. Dilakukan sendiri juga bisa, anjurannya satu kali sehari sebelum tidur. Dengan menjalani proses tersebut rutin selama 3-6 bulan, katanya bisa sembuh minusnya. Proses berikutnya yaitu terapi oksigen. Pasien diberi alat pernapasan dari tabung oksigen murni selama beberapa menit. Pertama-tama dalam posisi berdiri, setelah beberapa menit dilanjutkan dengan posisi rukuk. Beberapa menit kemudian dilanjutkan ke posisi sujud. Selesailah rangkaian prosesnya. Setelah itu, pasien diberikan sejumlah herbal, seperti madu, teh celup pegagan, dan kapsul Habbatussauda. Semuanya dibuat dari bahan herbal, jadi semuanya aman dan tanpa efek samping.
Dari rangkaian proses tersebut, memang terasa lumayan ringan. Idealnya sebulan sekali sudah cukup dibekam, tapi untuk pasien baru seperti saya, disarankan untuk dua minggu sekali dibekam. Selain itu, mendapatkan tambahan informasi pula, bahwa untuk membantu memperlancar aliran darah ke otak, ketika kita sholat, terlebih ketika sholat tahajud, proses rukuk dan sujud diperlama waktunya. InsyaAllah itu merupakan terapi alami yang bisa membantu memperlancar aliran darah ke otak. Kemudian, pertahankan kebiasaan untuk olahraga rutin, minimal 1-2 kali dalam seminggu, banyak makan makanan berserat, hindari merokok. Kebiasaan-kebiasaan itu akan sangat membantu untuk menciptakan badan yang sehat.
Selamat Mencoba!! :)

8 Responses to “Pengalaman Bekam”

  1. mahal amiiirrr

    gua bekan suka suka bayarnya :P

    btw brapa titik. gua 5 minggu ini nambah 4 titik lagi sepertinya

  2. @BayuHebat, gw dibekam 8 titik bay, di pinggang bawah 2, tengah pinggang 2, deket pundak 2, sama di kanan-kiri leher. hehehehe…

    60ribu itu ka paketnya bay, kalo cuma bekam mah ga semahal itu :D
    jadwal berikutnya, 2 minggu lagi nih, hoho…

  3. meyakinkan gak nih? kayakny serem gitu

  4. @diarronayu, which one is scary dee? i’m just telling my experience, i feel better after that, afterall. why don’t you try it? it’s sunnah from Rasulullah :)

  5. Dear Anton,

    Bisa minta alamat lengkapnya + no telp yang bisa di hub, aku mau coba,
    jawaban tolong kirim juga ke emailku ya….

    Many thanks

    wassalam

  6. udah lama ga kesana… oiy pas dipijet leher keknya situ diruqyah itu… sambil baca2 ayat2 qur’an ga?

  7. kalo bekam pake jarum baru apa g ya ?

  8. Eddy Riyanto Says:

    Boleh dong kirim alamat dan no telp ke alamat e_mail saya sebelumnya aku ucapkan hatur nuwun

Leave a Reply